Penerapan teknologi dalam sew what? inc

  1. I.     PENDAHULUAN

 

1.1.       Latar Belakang

Kemajuan teknologi informasi semakin hari semakin mempermudah penggunanya. Karena para pengguna teknologi informasi ini akan lebih mudah untuk mendapatkan dan mengakses informasi yang dibutuhkan, setiap saat setiap waktu dengan jangkauan tanpa batas. Teknologi informasi yang berbasis komputer dan internet dapat dimanfaatkan oleh siapapun, termasuk di dunia bisnis.

Dalam dunia bisnis banyak perusahaan saat ini yang menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan sistem lintas perusahaan yang terintegrasi, dan mampu merubah bisnis tradisional serta meningkatkan kualitas sistem bisnis di seluruh perusahaan. Organisasi-organisasi ini melihat sistem lintas fungsional perusahaan sebagai cara strategis untuk menggunakan TI dalam berbagi informasi dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, serta untuk mengembangkan hubungan strategis dengan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis. Karena dengan memanfaatkan teknologi informasi ini perusahaan dapat melaksanakan proses produksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu penggunaan  teknologi informasi dalam sebuah perusahaan juga dapat dimanfaatkan untuk pemasaran akan terjadi integrasi antar bagian dalam sebuah perusahaan akan terintegrasi dengan baik.

Pemanfaatan teknologi informasi tidak hanya dilakukan oleh perusahaan besar, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan kecil, perusahaan yang sedang berkembang. Karena dengan memanfaatkan teknologi informasi perusahaan-perusahaan akan memperbesar peluang untuk memasarkan produknya serta memperluas kerjasama antar perusahaan yang saling menguntungkan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Sew What? IncInc yang berawal dari usaha rumahan dengan karyawan 35 orang dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat website dapat meningkatkan penjualannya dari tahun ke tahun. Sehingga perusahaan semakin berkembang dan memperluas pemasaran. Sehingga perusahaan mampu melakkukan ekspor dan menjadi perusahaan yang terkenal diseluruh dunia. Pemanfaatan teknologi informasi ini memerlukan biaya sebagai investasi perusahaan untuk menjadikan perusahaan semakin berkembang dan mampu bersaing secara global. Hal ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan teknologi infomasi semua orang mampu mengakses semua data dan informasi yang ada. Dan mempermudah manusia untuk mendapatkan barang yang diinginkan melalui perdagangan online seperti yang dilakukan oleh perusahaan Sew What? IncInc.

 

1.2.       Tujuan

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui :

  1. Kontribusi dari pemanfaatan teknologi informasi oleh Sew What? IncInc
  2. Rekomendasi Konsultan yang diberikan untuk menjadikan Sew What? IncInc berhasil dalam bisnisnya
  3. Bagaimana pemanfaatan teknologi informasi oleh perusahaan kecil  agar lebih berhasil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. II.  TINJAUAN PUSTAKA

 

  1. 1.             
  2. 2.             

2.1.            Sistem Informasi

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan  tertentu dalam suatu kegiatan manajemen. SIM merupakan bagian dari  seluruh aktivitas pengendalian internal binis yang meliputi penggunaan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis seperti penetapan biaya produk, strategi layanan atau pengembangan bisnis.

Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (kebolanngsing, 2009).

 

.

Gambar . Sistem Informasi Manajemen

 

2.2.            Teknologi Informasi

Teknologi informasi (information technology) biasa disebut TI,IT atau infotech.teknologi informasi baik secara implicit maupun eksplisit tidak sekedar berupa teknologi komputer,tetapi juga merupakan teknolgi komunikasi.dengan kata lain,yang disebut teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi informasai

Haag dan Keen (1996) mendefinisikan  teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Martin (1999) menambahkan  teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi computer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
Willams dan Sawyer (2003) mengartikan teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (computer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video (www.id.shvoong.com)

 

2.3.            Website

Website adalah halaman yang menampilkan informasi data, teks, gambar suara, dan gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun yang bersifat dinamis yang membentuk suatu rangkaian bangunan yang saling terkait dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Sedangkan bila secara terminologi pengertiannya adalah kumpulan dari halaman-halaman situs (dimana didalamnya terdapat sebuah domain dan dan sub domain.

Website dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. Website Statis

Informasi yang berada di halaman web nya diubah secara berkala dalam kurun waktu tertentu. Dan untuk melakukan perubahan konten tersebut selain diperlukan keahlian dasar mendesain web, juga biasanya menggunakan software teks editor seperti Notepad, Frontpage atau Dreamweaver. Singkatnya, pengunjung website model ini tidak dapat menentukan informasi apa yang ingin dilhatnya, dan tetap pada informasi apa yang ditawarkan

  1. Website Dinamik

Website yang menggunakan model ini seperti website forum, blog, e-commerce  , berita, search engine, dan masih banyak lagi.

Didalam Website sendiri ada beberapa unsur paling dasar yang harus ada dalam penyediaan Website atau situs di antaranya sebagai berikut :

  1. Nama Domain (URL – Uniform Resource Locator)

Nama domain di perlukan sebagai identitas untuk menemukan sebuah website. Anda memilik  Umumnya Nama Domain ini di perjualbelikan dengan sistem sewa tahunan. Dan biasanya di belakang Nama Domain ini mepunyai akhiran sesuai dengan lokasi dan kepentingan atas di buatnya website tersebut. Contohnya: .com,.net,.co.id,dll. Dan satu contoh situs: www.websitebagipemula.com

  1. Web Hosting (Rumah Tempat Website)

Web Hosting merupakan ruangan yang terdapat dalam harddisk sebagai tempat penyimpanan database. Web hosting juga umumnya di perjualbelikan dngan sistem sewa pertahun bahkan ada juga yang perbulan.

 

2.4.       E-Business

E-business dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. E-business merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet.

E-business juga dapat diartikan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.(www.ewawan.com)

 

 

 

2.5.       E-commerce 

E-commerce    /Electronic commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce    merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

Faktor kunci sukses dalam e-commerce 

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce    bisa bertahan hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tetapi dengan adanya tim manajemen yang handal,  pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang baik, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan yaitu : Menyediakan harga kompetitif, menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas, Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian, menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain serta mempermudah kegiatan perdagangan.

Masalah yang ada dalam e-commerce    adalah Penipuan dengan cara pencurian identitas  dan membohongi pelanggan. Saat ini belaum ada hukum yang melindungi konsumen dalam e-commerce    ini. (handzmentallist, 2011)

2.6.       Enterprise Resources Planning (ERP)

Sistem Enterprise Resources Planning (ERP) adalah sebuah terminologi yang secara de facto adalah aplikasi yang dapat mendukung transaksi atau operasi sehari-hari yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya sebuah perusahaan, seperti dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas. Sistem Enterprise Resources Planning (ERP) dibagi atas beberapa sub-sistem yaitu sistem finansial, sistem distribusi, sistem manufaktur, sistem maintenance dan sistem human resource.

Enterprise Resource Planning (ERP) System adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.

Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) sebuah industri dapat dijalankan secara optimal dan dapat mengurangi biaya-biaya operasional yang tidak efisien seperti biaya inventory (slow moving part, dan lain-lain), biaya kerugian akibat ‘machine fault’ dan lain-lain. Dengan menerapkan Enterprise Resources Planning (ERP)  sumberdaya untuk produksi benar-benar disediakan hanya pada saat diperlukan (fast moving). Termasuk juga penyedian suku cadang untuk maintenance, jadwal perbaikan (service) untuk mencegah terjadinya machine fault, inventory.

Variasi penggunaan Enterprise Resources Planning (ERP) dalam perusahaan manufaktur adalah sebagai berikut :

  1. Make-to-stock (diproduksi untuk dijadikan stok)
  2. Assemble-to-order (dirakit berdasarkan permintaan)
  3. Assemble-to-stock (dirakit untuk dijadikan stok)
  4. Make-to-order (diproduksi berdasarkan permintaan)

Berdasarkan variasi penggunaan Enterprise Resources Planning (ERP) terebut perusahaan dapat memanfaatkan Enterprise Resources Planning (ERP) sesuai dengan kondisi pada perusahaan manufaktur tersebut. Dengan adanya Enterprise Resources Planning (ERP) dapat membantu perusahaan dalam memanaj semua system yang operasi perusahaan(community.gunadarma, 2009).

Keuntungan dari penggunaan Enterprise Resources Planning  (ERP) bagi perusahaan adalah :

  1. Penurunan inventori
  2. Penurunan tenaga kerja secara total
  3. Peningkatan service level
  4. Peningkatan control keuangan
  5. Penurunan waktu yang dibutuhkan dalam mendapatkan informasi (normaneriksonsuli, 2008)

 

2.7.            Customer Relationship Management

Customer Relationship Management (CRM) merupakan Perangkat lunak (software), yang dapat membantu perusahaan dalam mengelola hubungan dengan pelanggan secara terorganisasi. dengan Customer Relationship Management (CRM), perusahaan dapat memahami kebutuhan dan prilaku konsumen. Customer Relationship Management (CRM) dapat pula diartikan sebagai sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai kontak yang berbeda dengan pelanggan. Pendekatan ini memungkinakn untuk mempertahankan pelanggan dan memberikan nilai tambah terus menerus pada pelanggan, selain juga memperoleh keuntungan yang berkelanjutan.

Customer Relationship Management (CRM) merupakan mengkombinasikan kebijakan, proses, dan strategi yang diterapkan organisasi menjadi satu kesatuan yang digunakan untuk melakukan interaksi dengan pelanggan dan juga untuk menelusuri informasi pelanggan. Pada era saat ini, implementasi Customer Relationship Management (CRM) selalu akan menggunakan teknologi  informasi untuk menarik pelanggan baru yang mengguntungkan, hingga mereka memiliki keterikatan pada perusahaan. (galihadi).

Tujuan utama Customer Relationship Management (CRM) adalah untuk memperbaiki pertumbuhan jangka panjang dan kemampuannya (profitability) melalui pemahaman yang lebih baik terhadap prikalu pelanggan. Customer Relationship Management (CRM) menyediakan umpan balik (feedback) yang lebih efektif dan memperbaiki integrasi pengukuran dari return on invesment (ROI) yang telah dilakukan oleh perusahaan.

Tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dengan menerapkan Customer Relationship Management (CRM) adalah sebagai baerikut :

  1. Membantu departemen pemasaran dalam perusahaan untuk dapat engidentifikasi
    dan menentukan pelanggan – pelanggan terbaik perusahaan, melakukan
    pengolahan kampanye pemasaran dan menghasilkan panduan berkualitas bagi tim
    penjualan
  2. Membantu perusahaan dalam melakukan perbaikan telesales, pengolahan account, serta pengolahan penjualan dengan mengoptimasi pemanfaatan informasi secara bersama oleh pegawai dan memperbaiki proses yang dipergunakan saat ini.
  3. Menyediakan atau memperkenankan bentuk hubungan individual dengan pelanggan dengan maksud meningkatkan kepuasan pelanggan dan memaksimalkan keuntungan (dengan cara mengidentifikasi pelanggan yang memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan untuk kemudian perusahaan memberikan layanan terbaiknya kepada mereka).
  4. Melengkapi karywan perusahaan dengan informasi dan proses – proses yang penting yang harus mereka ketahui sehubungan dengan pelanggan perusahaan, dapat memahami dan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan serta secara efektif membangun hubungan antara perusahaan,pelanggan dan rekanan.(Sauri-Sofyan, 2010).

 

2.8.       Supply Chain Management

Secara sederhana Supply Chain Management (SCM) diartikan sebagai suatu proses yang melingkupi suatu produk mulai dari pembuatan hingga pendistribusian kepada konsumen. Supply chain Management (SCM) dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Berdasarkan pengertian tersebut  maka suatu supply chain terdiri dari perusahaan yang mengangkat bahan baku dari bumi/alam, perusahaan yang mentransformasikan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau komponen, supplier bahan-bahan pendukung produk, perusahaan perakitan, distributor, dan retailer yang menjual barang tersebut ke konsumen akhir. Dengan definisi ini tidak jarang supply chain juga banyak diasosiasikan dengan suatu jaringan value adding activities. (Baihaqi, 2006).

Supply Chain Management (SCM) adalah  seperangkat pendekatan untuk mengefesienkan integrasi supplier, manufaktur, gudang dan penyimpanan sehingga barang produksi di distribusikan dalam jumlah yang tepat,waktu yang tepat, lokasi yang tepat untuk meminimalkan biaya dan memberikan kepuasan kepada konsumen (definisi oleh The Council of Logistic Management dalam bodipratiktoyudo, 2011).

Tujuan dari penggunaan Supply Chain Management (SCM) pada suatu perusahaan adalah untuk  :

  1. Penyerahan / pengiriman produk secara tepat waktu demi memuaskan konsumen
  2. Mengurangi biaya
  3. Meningkatkan segala hasil dari seluruh supply chain (bukan hanya satu perusahaan)
  4. Mengurangi waktu
  5. Memusatkan kegiatan perencanaan dan distribusi

Dari tujuan tersebut penggunaan Supply Chain Management (SCM) dapat membantu perusahaan untuk melakukan operasi secara efektif dan efisien (Henykurniawati, 2008).

 

 

 

 

 

 

 

  1. III.             Gambaran Umum Perusahaan

3.1.            Profil Sew What? IncInc.

Sew What? Inc didirikan pada tahun 1992 oleh seorang berkebangsaan Australia, Megan Duckett, Sew What? Inc berkembang dari sebuah dapur kecil mungil dan beroperasi di garasi hingga menjadi perusahaan yang bernilai jutaan dollar. Duckett dalam bekerja selalu melakukan pendekatan terhadap kepuasan pelanggan. Karena kepuasan pelanggan merupakan hal yang akan membantu suatu perusahaan akan terus bertahan. Apakah yang menjadikan sebuah bisnis bagi seorang wanita yang dimulai dari dapur dan berkembang menjadi perusahaan bernilai jutaan dollar dengan 35 pekerja. Atribut yang menjadi kunci sukses bagi seorang Megan Duckett dimulai dari kesuksesan kerja keras, kualitas pengerjaan, dan terutama teknologi informasi.

Sew What? Inc dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang besar, dimana pada akhir tahun 2006 penjualan per tahun mencapai $4. Presiden perusahaan kredit Duckett menyatakan banyak perusahaan tumbuh pesat karena kemampuannya dalam memanfaatkan teknologi informasi dan internet mampu meningkatkan penjualan. Perusahaan ini memasang website agar lebih dikenal oleh masyarakat. Terbukti dengan sebelum memasang website perusahaan, sewwhatinc.com, bisnis Sewwhat hanya untuk local, namun setelah mempunyai website yang telah di publish pada tahun 2003, Sew What? Inc memiliki klien hampir diseluruh dunia. Kenyataannya, setiap tahun  pendapatan meningkat 45%, dan dapat memenuhi target penjualan sebesara 65%. Dan semua penjualan ini berasal dari penjualan melalui web.”

Penggunaan website dalam  dalam bisnis  membawa banyak dampak di balik layar. Secara khusus, Duckett bergantung pada infrastruktur teknologi informasi yang membantu perusahaan supaya berjalan dengan lancer.Sew What? Inc   adalah perusahaan customer centric. Hal ini menjadi penting karena Sew What? Inc memiliki teknologi informasi back-office yang sangat baik dalam mengelola bisnis dan memberikan pelayanan pengiriman kepada pelanggannya.

Sebagian besar bisnis yang dijalankan Sew What? Inc dengan perusahaan Instuit’s Quick Books dan Wholesale Edition Software dan Microsoft’s Windows Server dengan sistem operasi yang terpasang sebanyak 869 server pada Dell PowerEdge, yang didukung dengan prosesor Intel Xeon dengan kapasitas penyimpanan disk 146 GB. Menurut Duckett, “Menjalankan bisnis membutuhkan banyak penyimpanan. Selain membutuhkan informasi pelanggan dan operasional vital dan file keuangan QuickBooks, kami membutuhkan jutaan ribu penyimpanan file gambar gorden dan kain, dokumen file, dan jenis data yang lain.” Komputer pendukung tambahan Sew What? Incdidukung 500 server Dell PowerEdge yang didedikasikan untuk aplikasi lebih kecil dengan berbagai sistem PC Dell desktop bagi karywan.

Kehilangan kontrak yang bertepatan dengan periode pertumbuhan lemah terjadi pada tahun 2001 dan 2002. Dimana saat itu Duckett meutuskan untuk menggunakan teknologi. Penggunaan Microsoft Publisher, yang dirancang dan dibangunnya pada situs website sendiri. “Kamu mencari hal-hal  dan belajar bagaimana melakukannya sendiri ketika bgudget tipis,”pengakuannya,

Pada tahun 2005, Duckett memutuskan untuk mengembangkan navigasi situsnya karena “Saya mau itu menyediakan pelayanan konsumen yang benar-benar bagus, Dimana hal ini berada diluar kemampuan saya, sehingga kami menyewa konsultan perusahaan pemasaran web untuk membangun sistem navigasi kustom pada situs.”

Dia bekerja dengan menyewa branding untuk senjata, optimasi mesin pencari, desain secara keseluruhan, dan situs layout. Duckett masih tetap menyediakan semua konten, termasuk gambar dan teks. Mereka juga memiliki situs dalam versi bahasa Spanyol, dan fitur pencarian termasuk varian ejaan bagi negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris. Sebagai contoh, kamu dapat mencari ejaan Amerika pada teater atau versi Australian dan Inggris.

Situs ini juga mengijinkan pelanggan potensial meninjau semua jenis kotak warna dan mengajar mereka bagaimana menghitung pengukuran proyek yang akurat; perbedaan antara samaran, penyiksaan, dan perjalanan tirai; perawatan yang tepat dan menyediakan berbagai jenis bahan kain; dan banyak lagi.

Juri kontes juga mengenali komitmen Megan Duckett untuk memuaskan konsumennya dan menggunakan teknologi informasi untuk kesuksesaan bisnis, sehingga mereka menganugrahkan penghargaan kepada Sew What? Inc Penghargaan Bisnis Kecil yang Sangat Baik. Memenangkan penghargaan terbuki menjadi pengalaman yang sangat emosional. Melihat kemampuan dan pencapaian dari sembilan finalis lainnya, Duckett pikir Sew What? Inc hanya akan mencapai finalis 10 besar.

Pada Maret 2007, perusahaan ini menerima Penghargaan Stevie untuk Perempuan dalam Bisnis untuk “Perusahaan Paling Inovatif Tahun Ini” diantara mereka mencapai 100 karyawan. Sew What? Inc menerima Penghargaan SMB 20 dari Majalah PC, yang menghormati 20 teknologi paling inovatif –bisnis skala kecil maupun menengah (SMBs) setiap tahunnya. “Bisnis kecil dan menengah memimpin ekonomi saat ini.  Majalah PC menyorot kerja keras, kepemimpinan teknologi dan semangat inovatif dari ribuan perusahaan bisnis kecil dan menengah di seluruh dunia.”

Duckett berencana menggunakan  hadiah yang dimenangkannya untuk menambah sebuah sistem bar code  yang dapat melacak proses manufaktur dalam gudang perusahaan. Dalam bisnis kain, kain disimpan dalam gulungan di gudang dan bergerak dalam tahapan yang berbeda : penerimaan, pemotongan, penjahitan, pembentukan, dan sebagainya. Proses scaning/pemindaian akan memungkinkan tim Duckett untuk melacak berapa lama kain tetap dalam tahapan tertentu. data ini akan memberikan ide yang lebih baik mengenai biaya, yang kemudian akan membantu mereka menghasilkan daftar harga yang akurat.

Kita tidak perlu membayar satu setengah jam untuk pegawai jika hanya memotong yang membutuhkan waktu  satu  jam 15 menit.” catatan Duckett. Saat ini, perusahaan menggunakan sistem tulisan tanda tangan pada lembaran  masuk dan keluar, dia mengatakan ini membutuhkan waktu terlalu lama dan memiliki banyak kesalahan. “ Sistem yang baru akan membiarkan kita melacak kemajuan pengiriman individu,” janjinya. “ Kami pastinya akan memberikan pelayanan yang lebih baik dengan memberikan pelayanan yang terbaru kepada konsumen.”

 

3.2.       Kasus

  1. Bagaimana teknologi informasi memberikan kontribusi bagi keberhasilan bisnis sewwhat inc. Berikan beberapa contoh pada  kasus ini mengenai nilai bisnis teknologi informasi yang menunjukkan kesimpulan ini!
  2. Jika Anda seorang konsultan manajemen untuk Sew What ? Inc, apa yang akan Anda sarankan untuk dilakukan Megan Dukett saat ini untuk menjadi lebih sukses dalam bisnis. apa peran teknologi informasi yang akan bermain di proposal Anda? Berikan recommencations yang spesifik!
  3. Bagaimana penggunaan teknologi informasi dapat membantu bisnis kecil menjadi lebih sukses? Berikan  beberapa contoh untuk mendukung jawaban Anda!
  4. IV.             PEMBAHASAN

4.1.       Peran Teknologi dalam Sew  What?  Inc.

Teknologi merupakan alat yang dapat membantu manusia untuk mengerjakan sesuatu lebih mudah. Begitu pula dengan teknologi informasi yang dapat membantu manusia untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara bebas. Sew What? Inc awalnya adalah usaha rumahan, yang menggunakan dapur dan garasi sebagai tempat kerjanya, dengan jumlah karyawan sebanyak 35 orang. Dengan kerja keras seorang Megan Dukett perusahaan ini berkembang majadi perusahaan besar. Dalam bekerja Megan Dukett selalu memperhatikan kepuasan pelanggan. Karena dalam perusahaan jasa, kepuasan pelanggan merupakan hal yang penting yang harus dijaga agar konsumen tidak pindah kepada perusahaan lain.

Pada awalnya Megan Dukket memasarkan produk secara konvensional, dari pelanggan satu ke pelanggan lainnya secara lokal. Megan Dukett selalu bekerja keras untuk mengembangkan usahanya. Sebagian besar bisnis yang dijalankan Sew What? Inc dengan perusahaan Instuit’s Quick Books dan Wholesale Edition Software dan Microsoft’s Windows Server dengan sistem operasi yang terpasang sebanyak 869 server pada Dell PowerEdge, yang didukung dengan prosesor Intel Xeon dengan kapasitas penyimpanan disk 146 GB. Menurut Duckett, “Menjalankan bisnis membutuhkan banyak penyimpanan. Selain membutuhkan informasi pelanggan dan operasional vital dan file keuangan QuickBooks, kami membutuhkan jutaan ribu penyimpanan file gambar gorden dan kain, dokumen file, dan jenis data yang lain.” Komputer pendukung tambahan Sew What? Inc didukung 500 server Dell PowerEdge yang didedikasikan untuk aplikasi lebih kecil dengan berbagai sistem PC Dell desktop bagi karywan.

Megan Dukett memberanikan diri untuk memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat website. Pembuatan website dilakukan oleh Megan Duket pada tahun 2002. Dimana saat itu Duckett memutuskan untuk menggunakan teknologi. Penggunaan Microsoft Publisher, yang dirancang dan dibangunnya pada situs website sendiri. Dengan pembuatan website ini akan memperluas pemasaran produk dari Sew What? Inc, dan Sew What? Inc menjadi lebih terkenal tidak hanya lokal tetapi sudah mencapai global. Bahkan bintang rock internasional, Gucci, dan majalah Rolling Stone menjadi daftar klien dari Sew What? Inc. Karena dengan mempunyai website semua orang dapat mengakses dengan mudah informasi yang diberikan oleh perusahaan.

Dengan website penjualan Sew What? Inc dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, yang akhirnya akan meningkatkan keuntungan yang diraihnya. Pada tahun 2005 Megan Dukett memutuskan untuk mengembangkan navigasi situsnya karena Sew What? Inc mau menyediakan pelayanan konsumen yang benar-benar bagus. Karena kemampuan yang terbatas, Megan Dukett  menyewa konsultan perusahaan pemasaran web untuk membangun sistem navigasi kustom pada situs. Dia bekerja dengan menyewa branding untuk senjata, optimasi mesin pencari, desain secara keseluruhan, dan situs layout. Duckett masih tetap menyediakan semua konten, termasuk gambar dan teks. Mereka juga memiliki situs dalam versi bahasa Spanyol, dan fitur pencarian termasuk varian ejaan bagi negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris. Sebagai contoh, kamu dapat mencari ejaan Amerika pada teater atau versi Australian dan Inggris.

Situs ini juga mengijinkan pelanggan potensial meninjau semua jenis kotak warna dan mengajar mereka bagaimana menghitung pengukuran proyek yang akurat; perbedaan antara samaran, penyiksaan, dan perjalanan tirai; perawatan yang tepat dan menyediakan berbagai jenis bahan kain; dan banyak lagi.

Dengan adanya website akan mempermudah konsumen Sew What? Inc untuk mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginannya. Karena mereka diberi kebebasan untuk memilih bahan, cara perawatan, model  dan hal-hal lain yang dibutuhkan konsumen dengan mengakses melalui website Sew What? Inc. Dengan website penjualan Sew What? Inc dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sehingga Swe What? Inc menjadi usaha kecil yang berkembang dengan jumlah karyawan yang meningkat. Sew What? Inc juga mendapatkan penghargaan sebagai usaha kecil yang berhasil memanfaatkan teknologi.

Sew What? Inc akan mengembangkan sistem bar code yang dapat melacak proses manufaktur dalam gudang perusahaan. Dalam bisnis kain, kain disimpan dalam gulungan di gudang dan bergerak dalam tahapan yang berbeda : penerimaan, pemotongan, penjahitan, pembentukan, dan sebagainya. Proses scaning/pemindaian akan memungkinkan tim Duckett untuk melacak berapa lama kain tetap dalam tahapan tertentu. data ini akan memberikan ide yang lebih baik mengenai biaya, yang kemudian akan membantu mereka menghasilkan daftar harga yang akurat.

Sew What? Inc merupakan perusahaan kecil yang telah menerapkan teknologi dalam pemasarannya. Secara tidak langsung Sew What? Inc telah melakukan e-commerce, karena Sew What? Inc telah memiliki website, dimana konsumen dapat melakukan pembelanjaan melalui website tersebut. Serta website dapat diakses oleh konsumen secara global dalam waktu yang tidak terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi bagi perusahaan kecil dengan membuat website atau melakukan perdagangan online dapat meningkatkan pemasaran. Karena semua orang bebas mengakses website yang dimiliki oleh perusahaan. Ditambah lagi persaingan yang semakin ketat antar perusahaan, maka perusahaan harus mampu melakukan inovasi dalam produk dan servis kepada konsumen karena saat  ini banyak perusahaan yang telah melakukan ecommerce.

 

4.2.       Saran Konsultan

Sendainya saya sebagai konsultan dari Sew What? Inc saya menganjurkan kepada Megan Dukett untuk melakukan e-business. Karena dengan melakukan e-business kegiatan bisnis akan terintegrasi secara baik mulai dari  proses produksi sampai pada proses pemasaran dapat berjalan efektif dan efisien. Di dalam e-business terdapat berbagai kegiatan yang saling terintegrasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Kegiatan tersebut antara lain :

  1. a.    Enterprise Resource Planning (ERP)

Enterprise Resource Planning (ERP) System merupakan sebuah system yang dapat digunakan baik oleh perusahaan jasa maupun manufaktur untuk mengintegrasikan proses produksinya. Karena dengan ERP (Enterprise Resource Planning)  perusahaan dapat mengintegrasikan kebutuhan bahan baku, kebutuhan tenaga kerja, distribusi bahan baku serta distribusi produk untuk dipasarkan. Dengan menerapkan Enterprise Resources Planning (ERP)  sumberdaya yang dibutuhkan oleh perusahaan akan dapat diketahui, sehingga pada saat produksi bahan baku sudah ada. Disamping mengetahui jumlah bahan baku yang dibutuhkan dengan Enterprise Resources Planning (ERP) dapat digunakan untuk menentukan jumlah barang sebagai perawatan, penentuan jadwal perbaikan. Hal ini akan mengurangi banyaknya inventory yang tersedia sehingga dapat mengurangi biaya penyimpanan.

Dengan menerapka Enterprise Resources Planning (ERP) Sew What? IncInc akan dapat merencanakan kebutuhan akan sumberdaya yang digunakan dalam proses produksi. Misalnya kebutuhan akan bahan baku, kebutuhan akan tenaga kerja, kebutuhan akan gaji karyawan dan berapa barang yang harus distok untuk memenuhi permintaan konsumen pda waktu-waktu tertentu.  Dengan menggunakan Enterprise Resources Planning (ERP) dapat membantu Sew What? IncInc dalam melakukan produksi yang efektif dan efisien sehingga dapat meminimalkan biaya-biaya operasional perusahaan serta biaya penyimpanan bahan baku dan stok barang jadi. Enterprise Resources Planning (ERP) menghasilkan data-data yang akan terupdate setiap waktu. Hal ini akan mempermudah perusahaan untuk memantau perkembangan yang terjadi. Enterprise Resources Planning (ERP) juga dapat dijadikan perusahaan untuk pengambilan keputusan yang berkaitan dengan manajemen perusahaan. Keuntungan Sew What? Inc bila menerapkan Enterprise Resources Planning (ERP) ini akan dapat mengurangi biaya inventori, perusahaan dapat menentukan kebutuhan karyawan, dapat meningkatkan pelayanan terhadap konsumen. Serta yang paling penting dengan Enterprise Resources Planning (ERP) dapat mengontrol keuangan Sew What? Inc.

 

  1. b.    Customer Relationship Management (CRM)

Customer Relationship Management (CRM) merupakan cara yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk menjaga hubungan baik yang lebih dekat dengan konsumennya. Dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap konsumen. Dengan  Customer Relationship Management (CRM) konsumen dapat menyampaikan keluhan-keluhan yang dirasakan dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Kemudian perusahaan berusaha untuk memperbaiki pelayanan yang dikeluhkan dari konsumen tersebut.

Customer relationship management (CRM) ini dapat digunakan oleh Swe What? Inc dalam mengatasi keluhan-keluahan yang disampaikan oleh konsumen kepada perusahaan. Karena Sew What? Inc bertujuan untuk selalu memberikan layanan yang terbaik kepada konsumen supaya kepuasan konsumen dapat tercapai. Oleh karena itu dengan Customer relationship management system perusahaan dapat menjalin komunikasi dengan pelanggan untuk menerima keluhan, kritikan serta saran yang dapat digunakan oleh Sew What? Inc untuk memperbaiki produknya, menciptakan inovasi dalam produk dengan tujuan untuk memenuhi harapan dan keinginan konsumen Sew What? Inc dengan harapan bila konsumen/ pelanggan merasa puas akan menciptkan loyalitas pelanggan terhadap produk maupun perusahaan.

Misalnya konsumen memesan tirai warna kuning, tetapi warna kuning tersebut tidak sesuai dengan harapan konsumen. Konsumen akan mengajukan komplain kepada perusahaan. Perusahaan menerima komplain tersebut, dan akan segera mengganti sesuai dengan yang diharapkan. Customer relationship management (CRM) digunakan perusahaan untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen, karena dengan Customer relationship management (CRM) ini konsumen dapat mengajukan semua komplain, saran kepada perusahaan. Customer relationship management (CRM) perlu dimiliki oleh sebuah perusahaan untuk membuat kepuasan pelanggan, karena dengan kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut akan membuat konsumen loyal kepada produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

Customer relationship management (CRM) ini berhubungan dengan bagian pemasaran Sew What? IncInc. Karena dengan Customer relationship management (CRM) Sew What? Inc dapat mempererat hubungan dengan konsumen. Sew What? Inc dapat melakukan komunikasi yang intensif dengan konsumen, sehingga Sew What? Inc dapat mengetahui harapan konsumen. Dengan Customer relationship management (CRM) ini perusahaan dapat meningkatkan pelayanan terhadap konsumen, dapat meningkatkan pemasaran produk, dan tujuan jangka panjang yang akan dicapai bila perusahaan menerapkan Customer relationship management (CRM) akan dapat menimbulkan loyalitas konsumen terhadap Sew What? Inc. Dengan adanya pelayanan yang baik dan loyalitas konsumen terhadap produk dan perusahaan akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Karena hal ini akan meningkatkan penjualan produk sehingga produksi dan keuntungan yang didapatkan perusahaan juga mengalami kenaikan.

 

  1. c.    Supply Chain Management (SCM)

Supply chain Management (SCM) merupakan sebuah system yang digunakan untuk mengatur bagaimana proses pendapatan bahan baku sampai pada proses pendistribusian barang yang sudah jadi agar lebih efektif dan efisien. Supply chain Management (SCM) ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Karena supplay bahan baku hingga distribusi barang jadi merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan. Bila hal ini tidak berjalan lancar akan mengganggu proses produksi yang akhirnya akan meningkatkan biaya operasional perusahaan.

Supply chain management (SCM) dibutuhkan oleh Sew What? Inc agar proses pendapatan bahan baku yang dibutuhkan dalam proses produksi dapat berjalan dengan lancar, sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dalam proses produksi sehingga produksi berjalan secara efektif dan efisien. Dengan memanfaatkan Supply chain management (SCM) ini Sew What? Inc akan memilih pemasok yang dapat menyediakan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan lancar tidak mengalami hambatan. Karena jika perusahaan tidak menerapkan Supply chain management (SCM) dengan baik, perusahaan tidak akan mengetahui berapa jumlah yang akan dibutuhkan dalam proses produksi, sehingga mereka dapat membeli bahan baku dalam jumlah yang besar, yang akhirnya akan dilakukan penyimpanan dan menimbulkan biaya penyimpanan bahkan akan dapat menggangu proses produksi karena bahan baku terlambat datang. Hal ini akan memperbesar biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.

Dengan melakukan integrasi e-business dengan baik akan membantu Sew What? Inc dalam operasional produksinya. Setelah itu untuk melakukan pemasaran hasil produksi maka perusahaan perlu untuk melakukan e-commerce. Karena e-commerce merupakan bagian dari e-business. Dengan e-business Sew What? Inc telah menciptakan barang sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen. Untuk proses pemasaran Sew What? Inc dapat melakukan e-commerce.Yaitu berjualan lewat website, yang tentunya akan mempermudah bagi Sew What? Inc dan konsumen untuk melakukan transaksi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Disamping itu dengan e-commerce akan memperluas pemasaran dari Sew What? Inc karena dengan  melakukan pemasaran lewat website yang dimiliki oleh Sew What? Inc konsumen dapat mudah mengakses informasi yang dibutuhkan. Dengan melakukan e-commerce Sew What? Inc dapat mengurangi biaya untuk promosi. Karena dengan mempunyai website sendiri, perusahaan secara tidak langsung telah melakukan promosi kepada semua orang yang membuka website perusahaan.

Dalam e-commerce  kejujuran sangat dibutuhkan, karena jika terjadi ketidak jujuran akan mematikan perusahaan tersebut. Hal ini disebabkan karena perdagangan yang menggunakan website bila melakukan kecurangan akan dapat diketahui oleh semua orang. Karena bila merasa tidak puas konsumen dapat langsung melakukan komplain lewat website yang dimiliki oleh Sew What? Inc dan hal itu dapat dibaca oleh orang lain. Karena data dapat diakses secara bebas. Oleh karena itu agar Sew What? Inc dapat tetap berada dalam bisnisnya untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, tentunya perusahaan harus terus melakukan inovasi untuk menciptakan produk yang berkualitas yang dapat memenuhi keinginan konsumen.

Penggunaan website oleh Sew What? Inc dapat memperluas pangsa pasar, karena dengan website Sew What? Inc menjadi perusahaan yang dikenal diseluruh dunia. Hal ini terbukti dengan banyaknya selebritis dunia memanfaatkan jasa Sew What? Inc. Dengan penjualan melalui website ini faktor kejujuran sangat dibutuhkan. Karena bila perusahaan tidak berlaku jujur, akan membuat perusahaan menjadi jatuh. Sew What? Inc telah menerapkan hal ini, karena Sew What? Inc selalu berusaha untuk memberikan kepuasan pelanggan. Sew What? Inc akan menerima kembali barang dari konsumen yang merasa tidak puas terhadap produk yang dihasilkan. Dengan memberikan garansi tanpa dipungut biaya. Setelah dilakukan perbaikan terhadap produk maka produk tersebut akan dikembalikan lagi kepada konsumen.

 

4.3.       Penggunaan Teknologi dapat membantu Bisnis kecil menjadi Sukses

Dengan memanfaatkan teknologi, bisnis kecil akan mencapai kesuksesan. Hal ini dapat dilihat banyaknya bisnis kecil yang memanfaatkan teknologi informasi, khususnya internet dalam melakukan perdagangan. Hal ini dikarenakan bisnis kecil membutuhkan biaya pemasarana yang besar untuk mengenalkan produk kepada konsumen. Dengan memanfaatkan teknologi dengan berjualan secara online (e-commerce) bisnis kecil dapat melakukan promosi dengan biaya yang lebih murah. Karena informasi dari produk yang dihasilkan oleh bisnis kecil dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat secara global dari manapun dan kapanpun.

Pemanfaatan teknologi menguntungkan bisnis kecil dapat dilihat semakin banyaknya bisnis kecil yang melakukan penawaran online. Hal ini menunjukkan bahwa dengan berjualan online dapat meningkatkan keuntungan,  karena pangsa pasar semakin luas serta biaya promosi yang dapat diminimalkan oleh bisnis kecil.

Penerapan ecommerce dalam usaha kecil, adalah semakin banyaknya usaha-usaha kecil yang mempunyai website, dimana konsumen dapat berbelanja secara online. Di Indonesia perusahaan yang awalnya merupakan usaha rumahan kemudian memanfaatkan teknologi dengan berjualan melalui internet melakukan e-commerce adalah Zoya, Rabbani dan masih banyak lagi yang lainnya. Contoh website yang dimiliki oleh perusahaan kecil yang ada di Indonesia adalah  www.omahkerudung.com, www.tokozoya.com, www.rabbani.co.id adalah contoh website yang dibuat oleh pemiliknya untuk memasarkan baju koko, gamis, kerudung,  serta perlengkapan lainnya yang berhubungan dengan perlengkapan ibadah bagi umat muslim. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi bagi usaha kecil akan sangat membantu pengembangan usaha, karena dengan penerapan e-commerce akan memperluas pemasaran dengan biaya pemasaran yang lebih esifien.

Selain pemanfaatan teknologi dala proses pemasaran, perusahaan kecil juga dapat menerapkan e-busines yang terdiri dari Customer relationship management, Enterprise Resources Planning, Customer Relationship Management. Namun pemanfaatan e-business ini untuk perusahaan yang kecil membutuhkan biaya yang mahal. Namun bila ingin menjadi lebih baik maka perusahaan harus perlahan-lahan untuk menerapkan proses e-business ini. Karena dengan menerapkan e-business ini akan dapat membantu perusahaan dalam meminimalkan biaya-biaya yang terjadi dalam proses produksi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. V.  KESIMPULAN

 

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan kasus yang terjadi pada Sew What? Inc adalah pemanfaatan teknologi informasi dapat dilakukan oleh siapapun baik pada perusahaan besar ataupun pada bisnis kecil. Hal ini terbukti pada Sew What? Inc, yang memanfaatkan teknologi informasi dengan membuat website untuk melakukan perdagangan. Dengan website tersebut Sew What? Inc menjadi lebih terkenal yang awalnya hanya lokal saja menjadi perusahaan yang terkenal secara global. Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya  penjualan  Sew What? Inc. dari tahun ke tahun.

Sew What? Inc telah berani melakukan inovasi dengan membuat website sebagai sarana pemasaran, sehingga menjadi terkenal. Dengan inovasi tersebut telah membuat Sew What? Inc yang mulanya perusahaan kecil menjadi perusahaan Global. Dimana para superstar dunia memakai jasa dari Sew What? Inc.

 

Saran

Bisnis kecil harus berani berinovasi dengan membuat website, agar produknya lebih terkenal. Dengan website akan memperluas pemasaran karena informasi yang bersifat umum yang dimiliki oleh perusahaan dapat diakses oleh siapapun. Selain memanfaatkan website untuk pemasaran, perusahaan juga harus melakukan e-business agar perusahaan dapat beroperasi secara efektif dan efisien dan dapat berkembang yang akhirnya manjadi perusahaan yang terkenal dan mampu bersaing seperti yang dilakukan Sew What? Inc.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Anonym, 2008. Pengertian ERP. www.normaneriksonsuli.wordpress.com, diakses tanggal 9 Desember 2011

Baihaqi, 2006. Supplay Chain Management. www.wordpress.com, diakses tanggal 9 Desember 2011.

Bodipratiktoyudo, 2011. Pengertian Supply Chain Management. www. blogspot.com, diakses tanggal 9 Desember 2011

Galihadi. Pengertian CRM. www.wordpress.com, diakses tanggal 9 Desember 2011.

Handzmentallist, 2010. pengertian-e-commerce  penjelasan , www. blogspot.com/2010, , diakses tanggal 20 November 2011

Kebolangsing, 2009. pengertian-sistem-informasi-manajemen.www.wordpress.com, diakses tanggal 20 November 2011

Normaneriksonsuli, 2008. Pengertian ERP,www.wordpress.com, diakses tanggal 9 Desember 2011

Sauri-Sofyan, 2010. Pengertian CRM. www.blogspot.com, diakses tanggal 9 Desember 2011.

www.ewawan.com, pengertian-e-business, diakses tanggal 20 November 2011

www.kuliahbersama.com, definisi-sistem-informasi-manajemen, diakses tanggal 20 November 2011

www.perpustakaan-online.blogspot.com/2008,sistem-informasi-manajemen, diakses tanggal 20 November 2011

www.id.shvoong.com/pengertian-teknologi-informasi, diakses tanggal 20 November 2011

www.sahendra-prima.blogspot.com/2010/11/pengertian-e-business. diakses tanggal 20 November 2011

www.community.gunadarma.ac.id.pengertian ERP, diakses tanggal 9 Desember 2011.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.